Sabtu, 28 Januari 2012
Kamis, 19 Januari 2012
Rabu, 18 Januari 2012
Sejarah sh
SEJARAH ORGANISASI
PERSAUDARAAN SETIA HATI Salam Persaudaraan Demikian urutan sejarah
berdirinya organisasi
Persaudaraan SH terbentuk
sepanjang yang saya ketahui
dari para sesepuh SH Terate di
daerah Madiun. Mungkin dari poro kadhang tuwo (sedulur
tuwa) yg jauh lebih paham
banyak dibandingkan dalem,
sangat dipersilakan.. -JOYO GENDILO (Sedulur Tunggal Kecer) berdiri tahun 1903 di Gringsing - Suroboyo oleh Eyang Suro
-SETIA HATI berdiri tahun 1917 ( Yang masih bertempat
di kediaman Eyang Suro di Kel.
Winongo Kec. Manguharjo -
Madiun ) Yang sampe saat ini
berpegang pada ajaran TAT
TWAM ASI, KEMBANG TEPUS KAKI & MEMAYU HAYUNING BAWONO. Sampai sekarang masih exist dan
tersohor di Madiun dengan nama
SH PANTI. Silakan datang di
Madiun untuk crosscheck
kebenarannya, jika saya pas ada
di Madiun dengan sangat senang hati saya bersedia jadi guide
saudara-saudara semua. -PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE berdiri tahun1922 ( Atas restu dan izin dari Eyang
Suro Bpk.Hardjo Oetomo
mendirikan SH TERATE yang
bertempat di Desa Pilang Bangau
Madiun, daerahnya ada belakang
Terminal Lama Madiun, Rejomulyo...tteeeerrruussssss,,,,sampe
Pilang Bangau) -SETIA HATI ORGANISASI(SHO) berdiri tahun1932 ( Didirikan oleh Bp.Munandar
Semarang. Yang sekarang
berubah jadi PERSAUDARAAN SETIA
HATI dan berpusat di Jakarta.
Sekarang diketuai oleh Bapak
Gambiro. -SETIA HATI TUNAS MUDA berdiri tahun1966 ( Yang berpusat di Kel. Winongo,
Kec. Manguharjo, Madiun tetapi
bukan di tempat kediaman Eyang
Suro) Didirikan oleh R. Djimat
Suwarno dan sampai
sekarang masih diketuai oleh beliau. R.Djimat Suwarno keluar
dari SH yang didirikan oleh Eyang
Suro dan itupun karena
melanggar sumpah. Di daerah
Madiun kota dan sekitarnya
mereka sering menyebut organisasinya dengan STK 1903,
yang mana sama sekali mereka
nggak berhak menyandang nama
STK 1903 dan berbeda baik
lambang organisasi dan beberapa
ajarannya. Jadi yang perlu kita kaji adalah,
bahwa sebenarnya Setia Hati yg
ada sekarang ini semuanya
adalah dari 1 akar yang sama.. SEMOGA BERMANFAAT. Wassalam,
PERSAUDARAAN SETIA HATI Salam Persaudaraan Demikian urutan sejarah
berdirinya organisasi
Persaudaraan SH terbentuk
sepanjang yang saya ketahui
dari para sesepuh SH Terate di
daerah Madiun. Mungkin dari poro kadhang tuwo (sedulur
tuwa) yg jauh lebih paham
banyak dibandingkan dalem,
sangat dipersilakan.. -JOYO GENDILO (Sedulur Tunggal Kecer) berdiri tahun 1903 di Gringsing - Suroboyo oleh Eyang Suro
-SETIA HATI berdiri tahun 1917 ( Yang masih bertempat
di kediaman Eyang Suro di Kel.
Winongo Kec. Manguharjo -
Madiun ) Yang sampe saat ini
berpegang pada ajaran TAT
TWAM ASI, KEMBANG TEPUS KAKI & MEMAYU HAYUNING BAWONO. Sampai sekarang masih exist dan
tersohor di Madiun dengan nama
SH PANTI. Silakan datang di
Madiun untuk crosscheck
kebenarannya, jika saya pas ada
di Madiun dengan sangat senang hati saya bersedia jadi guide
saudara-saudara semua. -PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE berdiri tahun1922 ( Atas restu dan izin dari Eyang
Suro Bpk.Hardjo Oetomo
mendirikan SH TERATE yang
bertempat di Desa Pilang Bangau
Madiun, daerahnya ada belakang
Terminal Lama Madiun, Rejomulyo...tteeeerrruussssss,,,,sampe
Pilang Bangau) -SETIA HATI ORGANISASI(SHO) berdiri tahun1932 ( Didirikan oleh Bp.Munandar
Semarang. Yang sekarang
berubah jadi PERSAUDARAAN SETIA
HATI dan berpusat di Jakarta.
Sekarang diketuai oleh Bapak
Gambiro. -SETIA HATI TUNAS MUDA berdiri tahun1966 ( Yang berpusat di Kel. Winongo,
Kec. Manguharjo, Madiun tetapi
bukan di tempat kediaman Eyang
Suro) Didirikan oleh R. Djimat
Suwarno dan sampai
sekarang masih diketuai oleh beliau. R.Djimat Suwarno keluar
dari SH yang didirikan oleh Eyang
Suro dan itupun karena
melanggar sumpah. Di daerah
Madiun kota dan sekitarnya
mereka sering menyebut organisasinya dengan STK 1903,
yang mana sama sekali mereka
nggak berhak menyandang nama
STK 1903 dan berbeda baik
lambang organisasi dan beberapa
ajarannya. Jadi yang perlu kita kaji adalah,
bahwa sebenarnya Setia Hati yg
ada sekarang ini semuanya
adalah dari 1 akar yang sama.. SEMOGA BERMANFAAT. Wassalam,
Selasa, 17 Januari 2012
Pesantren al-fatah pingkuk
Shalat Rebo Wekasan adalah shalat empat raka’at yang dikerjakan pada hari Rabu terakhir bulan safar, setelah shalat isyraq (terbit matahari) kira-kira jam 06.30. Shalat ini dikalangan orang- orang yang melakukannya disebut shalat sunnah Lidaf’il bala (shalat tolak bala) Karena menurut mereka bahwa pada tiap hari rebo bulan safar, Allah menurunkan malapetaka sebanyak 360.000 dan menurunkan 20.000 bahaya. CARA SHALAT REBO WEKASAN Dilaksankan pada hari Rebo terakhir di bulan safar, kira-kira pukul 06.30 sebayak empat rakaat seperti shalat biasa. Surat yang dibaca setelah surat Al Fatihah adalah Al Kautsar sebanyak 17 kali. Surat Al Ikhlash sebanyak 5 kali. Surat Al Falaq 1 kali, dan surat an nas 1 kali. setelah selesai shalat membaca doa berikut ini sebanyak 3 kali : “Astaghfirullahal ‘adziim alladzii laa ilaaha illa huwal hayyul qayyuum wa atubu ilaih taubatan
abdin dzhalimin laa yamliku linafsihi dlarran walaa naf’an walaa hayatan walaa mautan walaa nusuuran” Allahumma shalli ‘alaa syyidina muhammadin wadfa’anna minal balail mubram innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir. Allahummaa inni audzubikalimati taammati kulliha minarrihil ahmari maniddaail akbari finafsi wadami wal lahmi wal ‘adhmi wal juludi wal ‘uruuqi. Subhanaka idza qadaita amran ayyaquula lahu kun fayakuu. Allahu Akbar birrahmatika yaa arhamar rahimiin”. ASAL MULA ADANYA SHALAT REBO WEKASAN Pada masa Rasulullah saw shalat ini tidak ada, demikian juga pada masa sahabat. oleh karena itu tidak ada secuilpun hadits yang menerangkan shalat tersebut. Ajaran shalat ini disebutkan dalam kitab “KANZUNNAJAH’ karangan Abdul Hakim Kudus, yang katanya pernah mengajar di Masjidil Haram Makkah Al Mukaramah. Dalam kita tersebut diterangkan bahwa telah berkata se bagian ulama ‘arifin dari ahli mukasysyafah bahwa turun pada tiap tahun 360.000 mala petaka dan 20.000 bahaya, yang turunnya pada tiap hari rebo terakhir bulan safar. Bagi yang shalat pada hari tersebut sebanyak empat rakaat dengan cara tersebut di atas maka akan selamat dari semua bencana dan bahaya tersebut. Melihat keterangan tersebut jelaslah bahwa ajaran tersebut berasal dari salah seorang ulama sufi yang diyakini sebagai ahli mukasy-syafah (tahu sebelum terjadi). Maka para ulama berpendapat bahwa shalat thalaq bala ini termasuk bid’ah dan sebagian lain mengatakan mubah yakni boleh dilakukan karena termasuk fadhoilul amal. Adapun pendapat yang mengatakan bahwa shalat tersebut bid’ah adalah berdasrkan alasan sbb : 1. Bahwa setiap ajaran ibadah yang berhak menentukan dan mensyariatkan hanyalah Allah dan Rasul-Nya, sedangkan yang dibuat- buat adalah bid’ah 2. Bahwa Rasulullah saw tidak pernah mangajarkan,
menganjurkan shalat thalak bala’, maka shalat
ini termasuk perbuatan bid’ah. 3. Bahwa seseorang selain Nabi tidak boleh membuat ajaran ibadah. Aisyah ra, berkata : “sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang membuat ajaran baru yang tidak pernah saya ajarkan maka ajaran itu ditolak (H.R. Bukhori Muslim). Kesimpulannya bahwa pelaksanaan shalat rebo wekasan atau shalat thalaq bala tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW, maka dengan demikian shalat ini termasuk kategori bid’ah karena tidak dicontohkan oleh Rasulullah, maka sebaiknya jauhilah perbuatan bid’ah ini Wallahu ‘alam
abdin dzhalimin laa yamliku linafsihi dlarran walaa naf’an walaa hayatan walaa mautan walaa nusuuran” Allahumma shalli ‘alaa syyidina muhammadin wadfa’anna minal balail mubram innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir. Allahummaa inni audzubikalimati taammati kulliha minarrihil ahmari maniddaail akbari finafsi wadami wal lahmi wal ‘adhmi wal juludi wal ‘uruuqi. Subhanaka idza qadaita amran ayyaquula lahu kun fayakuu. Allahu Akbar birrahmatika yaa arhamar rahimiin”. ASAL MULA ADANYA SHALAT REBO WEKASAN Pada masa Rasulullah saw shalat ini tidak ada, demikian juga pada masa sahabat. oleh karena itu tidak ada secuilpun hadits yang menerangkan shalat tersebut. Ajaran shalat ini disebutkan dalam kitab “KANZUNNAJAH’ karangan Abdul Hakim Kudus, yang katanya pernah mengajar di Masjidil Haram Makkah Al Mukaramah. Dalam kita tersebut diterangkan bahwa telah berkata se bagian ulama ‘arifin dari ahli mukasysyafah bahwa turun pada tiap tahun 360.000 mala petaka dan 20.000 bahaya, yang turunnya pada tiap hari rebo terakhir bulan safar. Bagi yang shalat pada hari tersebut sebanyak empat rakaat dengan cara tersebut di atas maka akan selamat dari semua bencana dan bahaya tersebut. Melihat keterangan tersebut jelaslah bahwa ajaran tersebut berasal dari salah seorang ulama sufi yang diyakini sebagai ahli mukasy-syafah (tahu sebelum terjadi). Maka para ulama berpendapat bahwa shalat thalaq bala ini termasuk bid’ah dan sebagian lain mengatakan mubah yakni boleh dilakukan karena termasuk fadhoilul amal. Adapun pendapat yang mengatakan bahwa shalat tersebut bid’ah adalah berdasrkan alasan sbb : 1. Bahwa setiap ajaran ibadah yang berhak menentukan dan mensyariatkan hanyalah Allah dan Rasul-Nya, sedangkan yang dibuat- buat adalah bid’ah 2. Bahwa Rasulullah saw tidak pernah mangajarkan,
menganjurkan shalat thalak bala’, maka shalat
ini termasuk perbuatan bid’ah. 3. Bahwa seseorang selain Nabi tidak boleh membuat ajaran ibadah. Aisyah ra, berkata : “sesungguhnya Rasulullah saw bersabda : Barang siapa yang membuat ajaran baru yang tidak pernah saya ajarkan maka ajaran itu ditolak (H.R. Bukhori Muslim). Kesimpulannya bahwa pelaksanaan shalat rebo wekasan atau shalat thalaq bala tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW, maka dengan demikian shalat ini termasuk kategori bid’ah karena tidak dicontohkan oleh Rasulullah, maka sebaiknya jauhilah perbuatan bid’ah ini Wallahu ‘alam
Sabtu, 14 Januari 2012
Rabu, 04 Januari 2012
Senin, 02 Januari 2012
Kasiyanto
Funsi Dummy Load Pada
Power Amplifier Dummy Load adalah resistor, sebagai beban, pengganti beban aslinya, dengan tujuan untuk pengukuran atau kalau memang beban asli tidak dipasang karena sesuatu hal. Contoh Dummy Load, antara lain adalah : Dummy Load untuk speaker, misalnya resistor dengan nilai 4 Ohm, 8 Ohm, 16 Ohm. Dummy Load untuk sistim distribusi antena TV, CATV, resistor dengan nilai 75 Ohm dengan bentuk konektor Dummy Load untuk sistim jaringan komputer,...
Power Amplifier Dummy Load adalah resistor, sebagai beban, pengganti beban aslinya, dengan tujuan untuk pengukuran atau kalau memang beban asli tidak dipasang karena sesuatu hal. Contoh Dummy Load, antara lain adalah : Dummy Load untuk speaker, misalnya resistor dengan nilai 4 Ohm, 8 Ohm, 16 Ohm. Dummy Load untuk sistim distribusi antena TV, CATV, resistor dengan nilai 75 Ohm dengan bentuk konektor Dummy Load untuk sistim jaringan komputer,...
Langganan:
Postingan (Atom)